Pembukaan Musrenbang Bokat, Wabup Buol Fokuskan Anggaran pada Program Berdampak Langsung

TNews, Buol – Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bokat yang berlangsung di Gedung BPU Desa Bokat, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Buol Tahun 2027 sekaligus menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat serta menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa hingga kabupaten.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran, belanja daerah harus difokuskan pada program prioritas yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengutamakan belanja produktif serta mengurangi kegiatan yang kurang memiliki nilai manfaat bagi pembangunan.

Wakil Bupati turut menyampaikan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap capaian program prioritas nasional di daerah.

Daerah yang mampu memenuhi target program nasional berpeluang memperoleh peningkatan dana transfer, sedangkan daerah yang tidak mencapai target dapat menghadapi pengurangan alokasi anggaran.

“Program prioritas nasional seperti makan bergizi gratis, penguatan koperasi, sekolah rakyat, layanan kesehatan gratis, dan ketahanan pangan harus kita sukseskan bersama,” ujarnya.

Selain persoalan anggaran, isu lingkungan juga menjadi perhatian, khususnya pengelolaan sampah.

Wakil Bupati mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui kegiatan kerja bakti dan pengelolaan sampah secara mandiri.

Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diperkirakan akan mengalami kelebihan kapasitas dalam waktu dekat, sehingga diperlukan langkah nyata dari masyarakat mulai dari lingkungan masing-masing.

“Kami berharap di setiap kecamatan, sampah yang bisa dimusnahkan dapat langsung ditangani, sementara yang masih memiliki nilai guna dapat diolah menjadi produk yang lebih produktif,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Buol, yakni program Buol Terang untuk perluasan akses listrik hingga wilayah pedesaan, pengembangan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) guna memperluas akses pendidikan tinggi, serta penguatan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan menekan angka pengangguran.

Ia juga mengungkapkan kondisi pembangunan daerah saat ini, di mana pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buol berada pada angka 3,31 persen, dengan tingkat kemiskinan 13,8 persen dan prevalensi stunting sebesar 3,9 persen yang masih menjadi fokus penanganan pemerintah melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, UMKM, serta program pemberdayaan masyarakat.

Musrenbang Kecamatan Bunobogu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, para asisten Setda, pimpinan OPD, camat, unsur TNI dan Polri, kepala desa, serta perwakilan masyarakat se-Kecamatan Bunobogu.

Melalui forum ini, pemerintah daerah berharap seluruh usulan masyarakat dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan Kabupaten Buol Tahun 2027 yang lebih merata, efektif, dan berkelanjutan. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan