TNews, Buol – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menerima audiensi Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP3KP) Wilayah Sulawesi dalam rangka silaturahmi dan koordinasi program perumahan, bertempat di Ruang Kerja Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (9/1/2026).
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BP3KP Sulawesi II, Recky Wolter Lahope, beserta jajaran.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, sebagai bagian dari upaya penguatan sinergi pemerintah daerah dalam mendukung program perumahan nasional.
Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan langkah percepatan penyediaan perumahan di Sulawesi Tengah.
Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat pembangunan perumahan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa keberhasilan program perumahan sangat bergantung pada kesiapan data dan ketepatan sasaran.
Ia mengingatkan agar setiap usulan program pembangunan perumahan didukung oleh data yang valid, terverifikasi, serta mencerminkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Kunci utamanya adalah data dan kejelasan lokasi. Jika itu sudah siap, maka tahapan selanjutnya bisa kita kawal dan koordinasikan bersama,” tegas Gubernur.
Selain itu, Gubernur juga mendorong terbangunnya sinergi yang kuat antara BP3KP, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan pemerintah kabupaten/kota.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menjawab kebutuhan perumahan masyarakat, khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Sementara itu, Kepala BP3KP Sulawesi II, Recky Wolter Lahope, menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah.
Kerja sama tersebut meliputi kesiapan lahan, perencanaan lokasi pembangunan, hingga dukungan infrastruktur penunjang agar program perumahan dapat berjalan optimal.
Dalam audiensi tersebut juga dibahas rencana penataan dan pemusatan fungsi balai perumahan guna meningkatkan efektivitas koordinasi teknis dan operasional.
Sejumlah langkah tindak lanjut akan dibahas lebih mendalam melalui pertemuan teknis lanjutan bersama perangkat daerah terkait.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, menyatakan optimismenya terhadap peluang Kabupaten Buol dalam memperoleh program pembangunan rumah layak huni dari BP3KP pada Tahun Anggaran 2026.
“Untuk Tahun Anggaran 2026, BP3KP Wilayah Sulawesi II yang membawahi Sulawesi Tengah direncanakan membangun sekitar 1.000 unit rumah layak huni.
Insyaallah, Kabupaten Buol juga akan menjadi salah satu daerah penerima program tersebut,” ujar Bupati.
Melalui koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota, program penyediaan perumahan ini diharapkan mampu berjalan efektif dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hunian serta kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah, termasuk di Kabupaten Buol.***






