TNews, TOUNA – Distribusi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dalam beberapa waktu terakhir dilaporkan kerap mengalami gangguan.
Sejumlah warga mengeluhkan aliran air yang sering macet, terutama pada jam-jam tertentu.
Beberapa pelanggan menyebutkan air PDAM tidak mengalir selama berjam-jam. Bahkan, sebagian warga mengaku tidak mendapatkan pasokan air bersih hingga satu hari penuh. Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil.
“Air sering mati tiba-tiba, biasanya dari malam sampai pagi. Kalau mau masak atau mandi, terpaksa harus menampung air sebelumnya,” ujar seorang warga Ampana yang enggan disebutkan namanya, Jumat (23/1/2026).
Dilansir media ini Direktur PDAM Tojo Una-Una, Mukmin Syah Lajtuba, menjelaskan bahwa gangguan distribusi air tersebut disebabkan oleh menurunnya debit air sejak awal 2026. Penurunan debit air terjadi akibat kemarau panjang yang berdampak langsung pada sumber air baku di intake.
“Debit air yang seharusnya mencapai sekitar 40 liter per detik, saat ini hanya berkisar antara 10 hingga 15 liter per detik, bahkan kadang kurang dari itu,” ujarnya.
Selain faktor kemarau, gangguan distribusi air juga diperparah oleh kerusakan infrastruktur jaringan pipa intake Kajuwao yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Kerusakan tersebut menyebabkan suplai air ke pelanggan tidak dapat berjalan maksimal.
Mukmin mengaku prihatin atas keresahan masyarakat akibat kondisi ini. Pihak PDAM, kata dia, terus berupaya mencari solusi agar kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi di tengah keterbatasan yang ada.
Sebagai langkah sementara, Menurutnya PDAM telah mengoperasikan satu unit mobil tangki air untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat yang mendesak. Ke depan, PDAM juga berencana menambah armada mobil tangki serta menyurati Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu penyediaan armada tambahan.
“Kami akan terus berupaya menambah layanan mobil tangki dan berkoordinasi dengan dinas terkait agar kebutuhan masyarakat bisa terlayani,” pungkasnya.*
Peliput: Jefry







