TNews, TOUNA – Menjelang Bulan Suci Ramadan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ue`Tanah Kabupaten Tojo Una-Una terus berupaya menjaga pasokan air bersih kepada masyarakat di wilayah Ampana, meskipun distribusi air saat ini mengalami gangguan akibat penurunan debit air
Direktur PDAM Tojo Una-Una, Mukmin Syah Lajtuba, mengatakan bahwa penurunan debit air tersebut dipicu oleh musim kemarau yang berkepanjangan. Kondisi itu berdampak pada sejumlah titik pelayanan, terutama di kawasan yang bergantung pada sumber air dengan debit terbatas.
“Debit air menurun karena kemarau panjang. Ini memengaruhi distribusi air ke pelanggan,” kata Mukmin,Kamis (29/1/2026)
Untuk mengantisipasi kebutuhan air masyarakat saat ini PDAM Touna menyiapkan sejumlah langkah darurat. Salah satunya dengan mengerahkan mobil tangki air bekerja sama dengan pihak terkait untuk melayani wilayah yang terdampak paling parah.
“Saat ini beberapa mobil tangki sudah disiapkan dan siap melayani kebutuhan air masyarakat,” ujarnya.
Mukmin menambahkan, PDAM terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber air dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mencari solusi jangka pendek maupun jangka menengah. Namun, ia mengakui bahwa pemulihan distribusi secara normal masih sangat bergantung pada kondisi cuaca.
“Dalam waktu dekat belum bisa dipastikan kembali normal sepenuhnya karena sangat bergantung pada curah hujan. Kami terus berupaya dan mengantisipasi jika kemarau berlangsung lebih lama,” katanya.
Dukungan terhadap upaya penanganan ini juga datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tojo Una-Una. Sejumlah anggota DPRD dilaporkan telah turun langsung meninjau lokasi sumber air yang mengalami penurunan debit.
“Anggota DPRD sudah meninjau langsung lokasi. Semua pihak terkait berupaya memaksimalkan penanganan,” kata Mukmin.
Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tojo Una-Una membenarkan bahwa kondisi krisis air saat ini dipengaruhi tidak hanya oleh penurunan debit, tetapi juga oleh dampak perubahan iklim dan fenomena hidrometeorologi yang terjadi secara nasional.
“Kondisi ini terjadi peruahan Iklim ini se Indonesia. Debit air berkurang dan cuaca belum bisa dipastikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kondisi air kembali normal,” ujarnya.
Untuk itu menghaapi ramdhan PDAM terus aka berupaya mekasimalakan
Menghadapi Bulan Suci Ramadan, PDAM Touna menegaskan akan terus berupaya memaksimalkan pelayanan air bersih agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah keterbatasan yang ada.*
Peliput: Jefry







