Kran PDAM Kering berhari -hari Warga Uemalingku Terpaksa beli Air Galon

Gambar: Kran PDAM Kering berhari -hari Warga Uemalingku Terpaksa beli Air Galon.

TNews, TOUNA – Warga Ampana, tepatnya di Kelurahan Uemalingku, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), mengeluhkan terhentinya pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang telah berlangsung hampir satu pekan terakhir.

Pantauan di lapangan, hingga Selasa (3/4/2026), air PDAM belum mengalir ke rumah-rumah warga. Sejumlah kran terlihat kering, sementara sebagian warga tampak membeli air galon dari depot air minum untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ada pula warga yang memanfaatkan sumber air alternatif dengan persediaan terbatas.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga warga, seperti memasak, mandi, dan mencuci, yang menjadi terganggu sejak pasokan air PDAM terhenti.

“Sudah sekitar lima hari air tidak mengalir sama sekali. Terpaksa kami pakai air galon yang dibeli di depot. Kalau tidak begitu, mau pakai air apa lagi,” ujar Haja, salah satu warga Kelurahan Uemalingku.

Warga juga mengaku sempat menunggu aliran air hingga larut malam. Sebelumnya, PDAM menerapkan sistem jadwal distribusi air untuk menjaga debit air yang menurun. Namun, meski warga menunggu hingga sekitar pukul 01.00 Wita, air yang dinantikan tetap tidak mengalir.

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur Utama PDAM Touna, Mukmin Syah Lajtuba, menyatakan pihaknya terus berupaya mengoptimalkan pelayanan dan distribusi air bersih kepada masyarakat.

Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan yang memengaruhi kelancaran pasokan air.

Menurut Mukmin, menurunnya debit air akibat musim kemarau menjadi salah satu faktor utama terganggunya distribusi air bersih. Selain itu, ditemukan pula beberapa jaringan pipa yang mengalami penyumbatan sehingga aliran air belum dapat berjalan normal

“Debit air menurun pak,ini karena kemarau, ditambah ada beberapa jaringan pipa yang tersumbat. Saat ini kami sedang melakukan penanganan,” ujar Mukmin.Selasa (3/2/2026)

Ia menambahkan, pihak PDAM saat ini tengah melakukan pekerjaan perbaikan dan peningkatan aliran air di wilayah perempatan atas Kelurahan Uemalingku, yang menjadi salah satu titik penyumbatan.

Mukmin juga menyebutkan bahwa dirinya turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi perbaikan yang sedang dilakukan dan memastikan pasokan air bersih dapat segera kembali normal.

Warga berharap, dengan adanya upaya perbaikan tersebut, distribusi air bersih ke wilayah Uemalingku dapat segera pulih dan kembali berjalan seperti biasa.*

Peliput: Jefry

Pos terkait

Tinggalkan Balasan