Kejar Target PAD 2026, Bapenda Buol Maksimalkan Potensi PBB-P2

TNews, Buol – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buol terus memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Upaya ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus menopang pembiayaan pembangunan.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Bapenda Buol, Lani Irawati Saleh, SE.Ak., M.Si, mengatakan PBB-P2 merupakan salah satu sektor pajak daerah yang memiliki potensi besar jika dikelola secara maksimal. Karena itu, pihaknya memprioritaskan peningkatan kepatuhan wajib pajak.

“Fokus kami pada pendataan objek pajak yang lebih akurat, pendistribusian SPPT tepat waktu, serta penguatan sistem penagihan di lapangan,” ujar Lani di ruang kerjanya, Rabu (28/01/2026).

Ia menjelaskan, Bapenda telah melakukan studi banding selama 10 hari di Kabupaten Gowa guna mempelajari strategi peningkatan pendapatan daerah. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan kebijakan pajak di Buol.

Menurutnya, sektor pajak daerah masih menjadi andalan dalam menopang PAD. Namun, pengelolaan PBB perlu dilakukan secara hati-hati karena menyangkut kepentingan langsung masyarakat.

“PBB adalah isu sensitif. Karena itu, kami akan melakukan identifikasi dan pemutakhiran data objek pajak agar penetapannya lebih adil dan akurat,” jelasnya.

Selain intensifikasi pemungutan, Bapenda juga menggencarkan inovasi layanan. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa diperkuat untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.

Di sisi lain, Bapenda mulai mendorong sistem pembayaran non-tunai dan memperluas kanal layanan pembayaran PBB.

Langkah tersebut diharapkan memudahkan wajib pajak sekaligus meningkatkan efektivitas pemungutan.

Dengan berbagai strategi itu, Bapenda optimistis penerimaan PBB-P2 dapat terus meningkat dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah di Kabupaten Buol.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan